Kalau sudah berjodoh (gimanapun prosesnya) pertama harus menerima pasangan apa adanya,karena dia adalah manusia terpilih yg dikirim Tuhan pd kita.INI MUTLAK ,jika tidak ingin kecewa.
kalo dah bisa menerima dengan ikhlas ,maka perbedaan & ketidak sesuaian apapun dapat disikapi dengan baik tanpa adanya penyesalan.Jangan pernah mencoba merubah pasangan hidup mu ,karena pada dasarnya dia adalah orang yg sangat berbeda dengan dirimu.Karena dia berbeda maka Tuhan menjadikan dia jadi pasanganmu untuk saling melengkapi.
Seperti apakah pasangan hidup yg didambakan oleh mu ?
Jika kriteria nya yg diinginkan sepanjang kisaran tubuh ,dia akan berubah, fisik manusia akan berubah dengan bertambahnya usia.
Aku ingin pasangan yang punya kesamaan visi .Visi bisa sama tapi ternyata dalam implementasinya berbeda kerena kita dan pasangan lahir dari rahim yg berbeda dan budaya keluarga serta karakter yg berbeda pula .
Kita tak boleh marah bila pasangan melakukan hal tehnis yang beda untuk mencapai visi yang sama,perlu dikomper & diskusi, itupun belum tentu diterima, bila tidak ketemu titik temunya jika ingin tetap harmonis harus ada salah satunya yg mengalah.
Seorang suami mengeluh ,si istri sekarang berubah tidak lagi seperti dulu, dan istripun mengeluh pula suami sudah berubah tak seperti dulu lagi.


