28 Juli 2008

BERDAMAI DENGAN MASA LALU

Bila kita masih menyesali masa lalu berarti kita adalah orang yang bermasalah.
(mis : kamu masih saja marah pada orang tua karena perlakuannya yang menimbulkan luka di hatimu , atau apalah….) karena seharusnya masa lalu harus mampu kita lampaui. Kita hidup untuk hari ini dan masa datang.
Tapi gimana caranya karena trauma masa lalu itu masih membekas ?

Saya pernah diajarkan terapi atau cara sederhana yang bisa dilakukan untuk bisa berdamai dengan diri sendiri sudah saya praktekan dan berhasil.
Tapi ada syaratnya yaitu kamu harus jujur pada diri sendiri.
Siap ? Mulai yuk !



" Ambil waktumu yg lapang dan cobalah renungkan dan bayangkan kebersamaan kamu dengan orangtuamu di masa lalu, lalu sebutkan minimal 3 hal kebaikan pada diri ayah dan ibu yang pernah kamu rasakan dan lihat. Lalu sebutlah ( bersuara ya ! ) kebaikan-kebaikan yang pernah kamu rasakan & kamu lihat pada masa lalu mu. Ingat ya , hanya sebut kebaikan-kebaikan nya saja !

Sudah berhasil ?
Jika sudah, gimana rasanya ?
Jika belum bisa , cobalah lain waktu kala kamu sedang lapang

Dampak dari penyebutan kebaikan-kebaikan mereka akan menjadikan dada kita lapang sehingga mampu memaafkan dan melupakan kesalahan-kesalahan baik kecil ataupun besar ,sengaja ataupun tak disengaja oleh mereka. Fahamilah mereka juga manusia sama dengan kamu yang juga sering melakukan kesalahan .

Di bawah ini adalah hasil renunganku tentang kebaikan Orang Tuaku (hu..hu.. bareng banjir airmata ) .
Kebaikan ayahku semasa beliau masih hidup :
1.Perhatian yang besar pada pendidikan anak-anaknya ,selalu memberi penghargaan yang besar pada guru-guruku , dia senang membelikanku buku2 cerita & majalah Hai ,Intisari, dan perlengkapan sekolahku.
2.Kalau ada rejeki lebih beliau suka mengajak aku dan keluarga makan bakso dan beli baju yang bagus-bagus.Barang pilihan beliau sangat berkualitas dan seleranya tidak pasaran.
3.Kedisplinan, Kejujurannya dan integritas pada pekerjaan, selalu beliau contohkan pada anak-anaknya. Thanks Ayah , ini manfaat banget untuk membentuk karakterku.

Kebaikan yang paling menakjubkan pada Ibuku :
1.Kesederhanaannya .Tidak suka menuntut dan Menerima apapun yang diberi oleh Ayah
2.Kesabarannya menghadapi anak-anak yang rada nakal, dia selalu tegar walaupun sering juga menangisi dirinya .
3.Jiwa Pengasih yg Tulus ,Jauh dari pelit, walaupun dia sendiri hidup pas-pasan.
4.Suka tersenyum dan baik dengan semua orang / tidak pilih2 dalam bergaul.
5.Lugu, Suka cerita hal-hal yg menurutku suka malu-maluin ( sama gak ya dgn ku ? kayaknya iya deh )
6.Jiwa melayani yang tak bisa dilupakan. Pada siapapun dia baik dan ingin melayani.

Terima kasih bayak Ayah & Ibu, yang udah mendidik aku baik langsung maupun tidak langsung. Terima kasih Allah yang memberi aku orang tua seperti ayah dan Ibuku.

Untuk kamu :
Cobalah melatih satu kebiasaan baru untuk Jujur mengatakan kebaikan-kebaikan orang lain ( suami / anak/sahabat/rekan kerja/ tetangga dll) bukan untuk sekedar memuji atau menjilat, tapi untuk mengembangkan kebaikan spiritual kita.

Thanks Abi SOS Mustang u/ Inspirasinya.

Read More......

27 Maret 2008

Bermimpilah !

Ada mimpi ada harapan dan insya Allah akan ada JALAN.
Apa IMPIAN mu?
Gapailah Impianmu
Maka hidup akan lebih bersemangat.
Pesan Rasullah "Bermimpilah untuk mendapatkan Surga dan Mintalah Surga pada Tuhanmu Surga yang paling tinggi ".
Surga saja kita disuruh minta apalagi hanya impian kesuksesan dunia.
maka Teruslah bermimpi !

Read More......

14 Februari 2008

MENGAPA KAMU MEMILIH UNTUK MEMPUNYAI PASANGAN HIDUP ?

Pernahkah kamu bertanya pada dirimu :
Mengapa aku memilih untuk mempunyai pasangan hidup ?
Mengapa aku menikah ?
Apa yang aku dapat dari pernikahan ku ?
Bagaimana kehidupanku setelah menjalani kehidupan bersama pasangan hidupku ?

Jawabannya gak boleh normatif dan dilarang jawab Just having fun ( yang udah menikah gak mungkin jawab ini he..he.. ).
Cobalah bertanya pada lubuk hatimu yang terdalam .
( Umi nih ribeeet amet , pake nanya2 yang kayak gitu )
Jadi inget waktu baru menikah ,gak kerasa ternyata dah hampir 19 tahun usia pernikahanku .Saat itu Umi 22 & Abi 23 thn, dah berani kawin padahal kuliahnya belom pada kelar.. Pertanyaan2diatas pun baru Umi sadari beberapa hari yang lalu, dulu juga gak kepikir tuh yang penting Umi jalanin ajaaah.



Manusia di ciptakan Sang Khalik untuk saling berpasangan (QS Ar Rum :21 ;ayat ini sering ditulis diundangan perkawinan).
Kenapa kita harus berpasangan , kalo hidup sendirian tanpa pasangan juga merasa nyaman kok?
Kenapa Tuhan memberi kita pasangan hidup jika dengan menikah hidup jadi dipenuhi dengan kewajiban-kewajiban yang membelenggu ?

Pada kenyataannya kita adalah mahluknya yg tidak sempurna dan dengan berpasangan, Allah berkehendak untuk menyempurnakan diri kita sebagai manusia. Kekasihmu di hadirkan Tuhan untuk melengkapi dirimu.
Karena JIWA & RUH kita terus tumbuh dan berkembang ,yang bisa optimal pertumbuhan & perkembangan bila ada pasangan nya.

Umi & Abi seperti sedang bermain tarik tambang ,saling tarik & ulur untuk bisa memiliki tarikan yang seimbang sehingga Umi & Abi tetap kokoh berdiri dan tidak ada yang terjatuh.

Bersamanya Kita akan terus belajar untuk saling melengkapi, saling menerima apa adanya, saling memberi , saling mencintai ,saling memaaafkan hingga kita tumbuh menjadi seorang manusia yang penuh kasih (suka memberi) & jiwa menjadi tenang.


Berjalan dalam ikatan pernikahan adalah proses hidup untuk menjadikan Jiwa kita Jiwa yang tenang. Jadi bila nanti kita mati dan “Nafsu Mutmainnah”nya belum kita miliki , paling tidak proses itu sudah kita jalani .Makanya kata Rasulullah “Menikah itu ½ Agama “.

"Hai Jiwa yang tenang & tentram ,kembalilah kepada Rabb mu
dalam keadaan yang ridho dan di ridhoi Nya…"

Read More......

02 Februari 2008

KALO ADA KABUT KENAPA JADI KALUT ?


Iyyaaalah Kalo berkabut gimana bisa memandang dgn jernih. Banyak kecelakaan di jalan raya akibat kabut turun. Bila kabut sangat tebal lampu kabut mobil pun tak bisa tembus,jarak pandang sangat pendek.
Apa yang kamu lakukan bila kabut turun saat mengemudi mobil ?
Lanjutkan Perjalanan atau berhenti ? Ada ketakutan dalam diri bila perjalanan dilanjutkan bisa nabrak mobil di depan kita, bila berhenti bisa jadi malahan mobil kita yang ditabrak dari belakang.



Ternyata KABUT pun bisa turun di PIKIRAN kita .
Umi pun pernah mengalami masa berkabut ( bukan berkabung ) .Kabut tebal yang turun di pikiranku, dan akibatnya lampu-lampu yg Umi anggap sebagai sumber cahaya (Cahaya : ilmu,pengetahuan,iman,nasehat dll = saat itu tingkat sadar diri ku rendah ) untuk menerangi diri Umi tak bisa berfungsi dengan baik, dan hasilnya adalah kekalutan .Cara pandang terhdap masalah yang sangat sempit dan terbatas seolah-olah tidak ada jalan lain dan mentok sudah.

Kalo sedang berkabut apa yang harus dilakukan supaya perjalanan ini selamat ?
Sama seperti sedang mengendarai mobil ( Emang Umi dah bisa stir mobil ? he..he... inikah Cuma analogi sajah ) tetaplah berjalan jangan berhenti pelan-pelan saja dan tingkatkan konsentrasi pada pandangan di depan .Percaya deh secara alamiyah kabut pun akan menguap lenyap sendiri ke langit berubah menjadi titik-titik air dan cuacapun akan cerah kembali .

Nah masalahnya gimana cara menghilangkan kabut di pikiran ?.
Kalo Umi sih berusaha meyakinkan diri untuk tetap tenang ( walo rada-rada susah juga ), afirmasi diri nya begini : Tenang Iin ,jangan panik ini Cuma sementara aja kok paling 1 atau 2 hari aja ,pasti akan ada jalan dan ada Malaikat NYA yang akan menolong & melindungi mu ” ini selalu Umi ulang-ulang ( ini zikir nya Umi karena bikin hati Umi jadi tenang) . Dan Umi paling gak mau ambil keputusan2 karena pertimbangannya biasanya jadi gak luas (jarak pandang pendek /terbatas). Dan tanpa Umi sadari , tiba-tiba aja Umi bisa tercerahkan tuh ,hati lapang ,pikiran jernih , jalan keluar masalah terbuka dan jadi banyak alternatifnya ......... nah ini berarti kesadaran diri nya dah dapet lagi.
Oh iya ... walau masih berkabut ,aktifitas mu jangan berhenti ya ,terus aja jalanin walau rasanya tidak nyaman .Tapi kalo bapak2 ( Lelaki maksud nya ) lebih milih masuk ke GUA ya kalo lagi butek pikirannya , bener gak seeh ?

Sama seperti kabut untuk hilang dan menguap butuh waktu begitu juga pikiran berkabut ,kecepatan hilangnya pikiran butek itu setiap orang butuh waktu yang berbeda dan cara yang berbeda pula.Cara yang Umi pakai kadang berhasil kadang juga tidak , butuh waktu yang lebih panjang sampai berhari-hari berminggu-minggu belum juga hilang (abis berat banget SOAL NYA, harus sering2 konsultasi/minta petunjuk ma yang kasih SOAL ).

So, Jadi jangan paksa dirimu untuk mengusir kabut yang turun, yang bisa kamu lakukan paksa dirimu untuk tetap tenang dan meyakinkan diri : ini Cuma sementara , kabut akan menguap dan cuaca kembali cerah begitu pula diri mu . ( Duh.. Umi bisanya kasih nasehat ajah ).

Read More......

30 Januari 2008

KAMU PUN BERHAK UNTUK BAHAGIA


Dan adapun orang-orang yang bahagia, maka mereka ditempatkan di Surga.Mereka kekal di dalamnya seiring dengan kekalnya langit dan bumi (Q.S.Hud : 108 )

Umi percaya banget ma firman Allah itu, Makanya Umi pengen banget selalu bahagia dan membuat orang lain juga bahagia.Karena bikin orang lain bahagia membuat Umi jadi tambah bahagia.Loh kok jadi bolak balik seh...

Kamu pun berhak untuk Bahagia .
Karena Allah tidak pernah menciptakan manusia, kecuali agar mereka menjadi orang-orang yang bahagia.Kebaikan itu datangnya dari Allah, sedangkan kejelekan itu datang dari diri kita sendiri.

Kenapa sih orang yang bahagia bisa masuk Surga ?
Karena Orang yang bahagia itu selalu merasa Ridho/ Menerima / Bersyukur dengan keadaannya. Kebahagiaan itu adalah jika seseorang menyadari bahwa ia adalah orang yang bahagia.Sadar kalo saat ini hidup di tengah-tengah berbagai karunia, kebaikan, nikmat Allah yang dilimpahkan kepada kita.

Ini ada beberapa contoh yang bisa bikin Kamu langsung bersyukur dan merasa bahagia :
Coba deh sekali-kali dateng ke Penjara, kamu akan bahagia dengan Kebebasan dirimu atau dateng ke Rumah Sakit lihatlah pasien-pasien yang terbaring tak berdaya, kamu akan merasa bahagia dengan kesehatan yang kamu miliki atau bertamulah ke komplek Kolong Jembatan maka kamu akan bersyukur dan bahagia dengan rumah yang kamu tempati.
End masih banyaaaaaak lagi hal-hal bisa bikin kamu bahagia.


Bahagia haruslah dimulai dari kemauan kamu sendiri.
Jika kamu mau maka bersikaplah mau Berbahagia.
Yuuk kita sama-sama cari cara supaya kita merasa bahagia supaya kita masuk Surga .
Tapi ada yang pesen tuh sama Umi ,”Hati-hati dengan Kebahagiaan Palsu ”.
Wah apalagi itu kebahagiaan palsu ?

Dan banyak-banyaklah mengingat Allah agar kalian mendapatkan kebahagiaan
(Q.S.Al Jumu’ah : 10 )


Read More......

22 Januari 2008

KESEMPATAN.KAPAN HADIR UNTUK KU ?

Sering kali kita kehilangan kesempatan lalu kita menyesalinya.
Pengalaman kehilangan kesempatan bisa membuat kita belajar untuk menghargai kesempatan yg datang . Padahal Kesempatan selalu hadir, menyuguhkan menunya setiap saat untuk kita ,masalahnya bisa apa tidak kita memanfaatkan kesempatan yang hadir.
Kita sering menunggu-nunggu kesempatan.Saat dia hadir kita tak siap menangkapnya. Seperti ada ketakutan,kecemasan,keraguan ….. mampu apa tidak aku menjalaninya .
Bila dirimu dalam keadaan tenang, tidak grasa-grusu ,tidak cemas ,maka kamu akan bisa melihat dan merasakan begitu banyak kesempatan yang menghampirimu.Bila kesempatan untuk mu belum hadir juga tak usah cemas,pasti akan ada lagi kesempatan lain untukmu.

Contoh nih : Saat kamu sampai di halte ternyata bis yang kau tunggu baru saja jalan padahal kamu ada kuliah pagi ini.Maka kamu menjadi sangat cemas, kamu gelisah duduk tak bisa tenang ,sebentar2 kamu tengok di kejauhan bis sudah mulai muncul belum .Kamu cemas karena kehilangan waktu dan kesempatan untuk datang kuliah tepat waktu.
Tapi bila kamu tenang mensikapinya dan menerima “saya sudah telat bis sudah lewat tapi pasti akan ada bis berikutnya “ duduklah yg anteng ,tunggulah bis kamu dia pasti akan datang.Apapun pilihan sikapmu ”cemas atau tenang” harga yg kamu bayar adalah sama : telat kuliah dan mungkin akan dimarahi dosenmu serta ketinggalan pelajaran .
Jadi ? Dari pada cemas yang berdampak menumpuknya energi negatif mendingan belajar untuk Pasrah ” abis mau gimana lagi ,kalo kuliah tempatnya gak jauh banget aku kejar pake ojek, naik taksi bisa tekor deh .Ya udah pasrah terima aja .Tenangkan dirimu gak usah panik !.
Hidup selalu ada kemungkinan-kemungkinan ,yang kadang tidak kita duga :
Bisa sukses bisa gagal. Persiapkan jiwamu untuk menerima kegagalan
jangan hanya mempersiapkan diri menerima kemenenangan .
Jaga kestabilan jiwa ,tenangkan fikiran ,jangan panik.

Kenapa kesempatan datang tidak kamu ambil ? Aku tidak siap.
Apa sebab kamu merasa tidak siap ? aku takut gagal, aku takut harus banyak berkorban ,hilang waktu santaiku dll.

Saat kesempatan menghampirimu ( dan akan selalu datang) berarti itu adalah peluang kamu untuk berbuat baik untuk dirimu dan orang lain.Beri warna hidupmu jangan sampai kosong .Jangan kehilangan peluang untuk melayani orang lain agar kamu mendapatkan makna.Beri warna pada pelayananmu supaya tidak hambar.
Kesempatan akan selalu ada didepanmu.Tinggal masalahnya ada pada dirimu , mau apa tidak menangkap peluang tersebut.Ibarat pintu sebagai kesempatan ,kunci untuk membukanya hanya ada pada dirimu.Bukalah dan raihlah keberhasilan untuk mengisi pundi2 energi posistifmu

Kesempatan2 selalu datang jika dalam keadaan tenang.Kesempatan sebagai wujud kehendak bebas Tuhan terhadap mahluknya.Sering kita galau karena kesempatan tidak datang.Tapi Ketika kesempatan datang seringnya kita lewati begitu saja. Katanya kesempatan tidak datang 2x ? kalo merujuk pada satu objek benar, tapi dalam kehidupan banyak sekali objek2 disekitarmu yang berarti masih banyak kesempatan untuk mu.

Sifat-sifat kesempatan :
1.Cepat berlalu
2.Mudah disentuh
3.Licin mudah hilang
4.Akan selalu hadir jika dalam kondisi tenang.

Jangan pernah sia2kan kesempatan/peluang untuk mengantarkan kehendak bebasmu,agar bisa bermanfaat pada orang lain. Kesempatan adalah kehendak bebas Nya yang diberikan pada kita.
Jangan sampai hilang kesempatan.

Pesan untuk Diriku sendiri :
1.Jangan risau dengan kesempatan yang telah berlalu, yakinkan diri akan datang kesempatan berikutnya untuk ku.
2.Yang telah berlalu berarti itu bukan kesempatan untukku dan bukan takdirku,karena aku telah ditakdirkan Rabb ku tak bisa menangkap kesempatan tersebut. Itu memang bukan milikku ,jangan disesali.
3.Kesempatan adalah kehendak bebas Tuhan untuk mahluknya,bila aku tangkap akan membuka peluang bagi ku untuk berbuat amal saleh.
4.Ketika dinanti Dia tidak hadir ,kenapa ? karena aku cemas dan berharap2 akan kehadirannya.Usah cemas jika itu milikku dia akan datang menghampiriku dan menepuk pundakku.
5.Ketika Dia hadir kenapa sering kali aku tolak ? karena aku cemas dan takut akan kegagalan dan pengorbanan yg harus dilakukan
6.Saat keadaanku tenang ,maka aku akan melihat begitu banyak kesempatan yang mengharapkan ditangkap oleh ku.
Inspirasi dr Abi SOS Mustang.


Read More......

12 Januari 2008

ADA KEBAIKAN DI DALAM SAKIT


Kenapa setiap aku sedih ,penyakit datang & aku jadi sakit.
Rasa sesak didada dan air mata yg mengalir menyebabkan fisikku jadi lemah dan fikiranku menjadi buntu,hidup tak bergairah...sangat menyakitkan

Ternyata aku lebih sering dapat sakit ( Maag & Migren ) karena sedih .

Saat sakit , Aku selalu berusaha untuk tidak sedih lama-lama, aku coba untuk menguapkan kesedihanku dengan bermacam usaha diantaranya :
1) Doa ,mohon pada Allah segera diberi kegembiraan kembali , diberi jalan keluar dari masalah dan aku yakin Allah akan beri jalannya.
2) Mencoba bersyukur walo lagi sedih dengan mengingat kebaikan-kebaikan yang sudah Allah berikan padaku saat ini juga .
3) Menulis di Note HP ku mencari-cari sebab-sebab aku sedih lalu menghibur diri sendiri.
4) Tarik nafas dalam-dalam lalu dikeluarkan dalam satu nafas ,bikin aku fress.
5) Istirahat ,manjakan fisik ku yang selama ini sudah bekerja keras mengikuti ego dan ambisiku ,kurang istirahat,kerja sampe larut malam , aku sering lupa berterima kasih pada tubuhku .
6) Sakit juga kesempatan aku untuk dekat dengan Allah dengan banyak istigfar.

Ternyata ada kebaikan yang ingin Allah berikan pada ku melalui sakit ,aku jadi semakin dekat pada Nya .
Dia ingin aku mendekat pada Nya mungkin selama ini aku terlalu sibuk dengan urusan duniaku saja.

Read More......